Tidak sedikit orang bertanya-tanya, sebenarnya ada atau tidak seh surga dan neraka? Apa ada yang namanya "kehidupan setelah kematian"? Bagaimana dengan reinkarnasi? Bagaimana caranya untuk masuk surga?
Saya rindu membagikan sedikit kepada para bloggers, sesuatu yang saya anggap sebagai kebenaran, dengan sesederhana mungkin. Ada pepatah "Banyak jalan menuju Roma", dan saya setuju-setuju saja, namun saya berpendapat bahwa "HANYA ADA SATU JALAN MENUJU SURGA".
Mengapa hal ini menjadi begitu penting? Karena tidak ada seorangpun yang tahu kapan hari terakhirnya, atau kapan hari kiamat tiba. Ini akan tetap menjadi misteri hingga kiamat atau kematian benar-benar menghampiri. Bukan bermaksud menakut-nakuti, tapi kita semua setuju bahwa semua manusia akan mati, bukan? Apa yang harus dipikirkan bukanlah bagaimana menghindari kematian, namun bagaimana menghadapinya??
Saya tidak bermaksud untuk menyinggung agama atau kepercayaan manapun. Dan saya tidak berbicara atas nama agama apapun. Karena seperti yang kita ketahui, bahwa agama adalah murni ciptaan manusia. Agama sendiri memiliki definisi sebagai sikap manusia yang sepenuhnya sadar akan adanya kekuatan yang melebihi dirinya, yaitu apa yang kita sebut dengan "Tuhan". Tuhan yang mana yang benar? Ini pula yang mengilhami para kreasionis, yaitu mereka yang menentang kaum evolusionis, bahwa terlalu banyak dan rumit segala dunia dan isinya ini, dan hanya bisa diciptakan secara instan oleh Tuhan sendiri, bukan penjelasan kimiawi maupun fisik yang terlalu banyak cela. Namun saya tidak berniat membahas tentang evolusi. Satu hal yang pasti adalah, agama hanyalah wadah bagi orang beriman, bukan cara masuk surga. Yang terpenting bukanlah wadahnya, tapi siapa yang ada di baliknya??
Ada dasar yang akan saya pakai, yaitu buku yang paling luar biasa, yang dibuat ribuan tahun lalu, namun isinya adalah nubuatan nyata untuk ribuan tahun setelahnya, termasuk hari ini. Isi dari buku ini begitu valid dan silahkan anda membacanya sendiri. Saya jamin anda tidak akan menemukan buku serupa. Alkitab.
Semua manusia pasti berdosa. Hal ini tidak lagi bisa dipungkiri. Sebagian orang mungkin mengenal dan mengakui adanya manusia pertama yang berdosa, yaitu Pak Adam dan Ibu Hawa. Dan benarlah adanya mereka.
"Sebab upah dosa ialah maut.." -Roma 6:23-
Ketika manusia itu berdosa, maka ia harus membayar dengan nyawanya sebagai ganti dosanya. Maut di sini bukanlah berarti secara denotasi, tapi lebih ke "maut abadi", yaitu api neraka. Namun, ada seseorang yang sudah membayar dosa semua umat manusia, sehingga kita tidak lagi harus menanggung dosa yang kita telah buat. Namanya Yesus. Dia dan HANYA Dia yang telah mati dan bangkit untuk kita semua, 2000 tahun yang lalu.
Lalu, apa yang harus kita bayar untuk mengganti nyawa Yesus? Tidak ada. Sebab Dia adalah Anak Allah yang turun ke atas dunia. Dan misi utamanya sudah dilakukan dengan sukses. Apa yang kita harus lakukan, sangatlah sederhana, PERCAYA SAJA!!
Yesus dan hanya Yesus yang berani menyatakan dirinya sebagai Tuhan.
"Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" -Yohanes 14:6-
"Namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup" -1 Korintus 8:6-
"Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati yang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan" -Roma 10:9-
"Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" -Kisah Para Rasul 4:12-
Percaya Yesus dan ikuti segala perintah-Nya, maka kita akan selamat. Lalu apakah kita harus menjadi orang suci? Tanpa dosa? Bagaimana bisa?? Manusia tidak bisa tidak berdosa, dan hanya karena kasih karunia Tuhan-lah kita bisa diselamatkan.
"Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus" -Roma 3:23-24-
"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu : jangan ada orang yang memegahkan diri." -Efesus 2:8-9-
Lalu bagaimana dengan orang yang baik, yang melakukan seluruh kebaikan di dunia ini, namun tidak pernah mengenal yang namanya Yesus? Apakah ia akan selamat? Ingat lagi bahwa semua orang telah berdosa, dan lagi-lagi hanya Yesus yang dapat menyelamatkannya.
Sekali lagi, tidak ada satupun manusia di dunia ini yang bisa hidup tanpa dosa.
Mengapa harus takut tidak selamat? Apa ada kesempatan kedua bagi setiap manusia untuk memperbaiki kesalahan-kesalahannya setelah dia mati? Saya pun berharap bisa begitu, tapi sayangnya tidak.
"Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi" -Ibrani 9:27-
Ayat ini menjawab keraguan kita akan ada tidaknya reinkarnasi, atau hidup dan mati untuk kedua kalinya. Hanya inilah kesempatan kita hidup sesuai dengan Firman-Nya. Setelah mati, tidak ada kesempatan untuk bertobat, disucikan terlebih dahulu, atau apapun sebutannya.
"Sebagaimana awan lenyap dan melayang hilang, demikian juga orang yang turun ke dalam dunia orang mati tidak akan muncul kembali" -Ayub 7:9-
"Karena orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapi orang yang mati tak tahu apa-apa, tak ada upah lagi bagi mereka, bahkan kenangan kepada mereka sudah lenyap. Baik kasih mereka, kebencian mereka dan kecemburuan mereka sudah lama hilang, dan untuk selama-lamanya tak ada lagi bahagian mereka dalam segala sesuatu yang terjadi di bawah matahari." -Pengkhotbah 9:5-6-
Juga bagi mereka yang tahu kisah Lazarus dan orang kaya di Lukas 16:19-31, ayat-ayat ini menguatkan kita bahwa tidak ada yang bisa berkomunikasi dengan arwah orang mati. Tidak ada lagi arwah nenek moyang kita yang bisa datang lewat mimpi atau penglihatan apapun. Dunia orang hidup dan mati tidak dapat diseberangi. Lalu jika yang terjadi sebaliknya, bahwa ternyata ada orang yang dapat berkomunikasi dengan arwah, nenek moyang misalnya, pertanyaan yang muncul adalah ,"siapa arwah tersebut?? apa benar-benar arwah nenek moyang kita?". Sekalian pula bagi mereka yang bertanya-tanya, apa orang yang mati dan berdosa, jika didoakan oleh sanak saudaranya, dosanya akan dihapuskan? Apa gunanya mendoakan orang mati, ataupun berdoa pada orang mati?? Silahkan anda jawab sendiri pertanyaan-pertanyaan di atas.
Mungkin di lain waktu akan saya bahas lebih dalam mengenai hal ini.
Itu hanya penjelasan singkat dari saya. Saya tidak bermaksud untuk mendoktrinasi siapapun, karena KEPUTUSAN TETAP DI TANGAN MASING-MASING. Syukur jika bisa diterima. Tidak ada pemaksaan kepada siapa atau apa saya harus percaya. Tuhan kita demokratis, Ia selalu memberikan pilihan kepada kita. Semua ini saya lakukan karena saya rindu semua orang bisa kenal dan percaya pada Tuhan Yesus. Tidak ada ruginya, malah banyak untungnya. Mohon maaf jika ada kesalahan berbicara atau mengetik.
God Bless You
"PADA MULANYA ADALAH FIRMAN; FIRMAN ITU BERSAMA-SAMA DENGAN ALLAH DAN FIRMAN ITU ALLAH." -Yohanes 1:1-
Monday, September 22, 2008
Friday, September 19, 2008
Tragedi Spion
Ini adalah salah satu pengalaman hidup gw yang paling seru, sekaligus mengerikan dan mengesalkan. Terjadi kira-kira beberapa bulan yang lalu dan baru sempat di-posting sekarang.
Seperti biasa pagi itu jam 9an gw dan sahabat gw Perpi akan pergi ke kampus IBII tercinta dengan menggunakan motor Supra X gw yang legendaris. Rute biasa yang gw lewati adalah Grogol - Roxy - Gajah Mada - Pasar Baru - Gn.Sahari - Kemayoran - Sunter. Beberapa di antaranya adalah titik-titik termacet di Jakarta. Memang gw ini 'terkenal' dengan gaya mengendarai motor yang rada mepet binti tipis. Ceritanya gw baru nyampe depan Trisakti dan berniat naik fly over Roxy. Dengan kecepatan yang cukup standar, yaitu 60-70 km/jam, gw siap naik dan tentunya rada narik karena beban yang diangkat berat. Tiba-tiba, ada angkit non-resmi (atau biasa disebut kol) berhenti mendadak tepat di depan gw dan di tengah jalan untuk ngangkut penumpang, di mana banyak motor berada. Sialnya, gw yang kena. Sebelum nabrak pun gw udah merasa pasti gag keburu ngerem. Dan, brakkk!!!!!!
Akhirnya gw menabrak tuh angkot ampe frontboard ban depan gw baret kayak abis ditato ama cinko (kayak abis dicakar naga biru). Gw memang kesel abis ama tuh angkot, dan cuma getok2 body belakangnya, dan tidak bermaksud untuk ngapa2in si supir gelo ini. Ketika gw melewati nih angkot yang notabene masih ngangkut penumpang, tiba-tiba dengan hebatnya Perpi memukul kaca spion kanan tuh angkot sampe pecah berkeping-keping. Saat itu juga gw kaget setengah mati coz memang gak direncanakan sebelumnya. Kontan gw langsung narik kenceng (percuma, ga ngaruh2 amat nih supra), untuk kabur. Tidak usah diragukan lagi, nih supir pastilah langsung ngejar.
Terjadilah adegan film action yang tidak pernah diproduksi oleh Indonesia, antara Supra X dan si angkot. Tuh supir udah keliatan marah abis. Beberapa kali di atas fly over, gw merasa udah kayak mau disapu aja trus mental ke bawah. Ngerasa fly over punya kita, dengan gaya salip menyalip ala pelm Sarang Kuntilanak, eh, maksudnya The Matrix gtu deh.. Seperti biasa, di depan Roxy Mas sepenurunan fly over, lalu lintas agak padat. Logisnya seh, ini kemudahan buat gw, tapi apa boleh buat, tuh angkot dapet aja terus membuntuti kita. Tangan Perpi udah berlumuran darah dan meper2 ke jaket putih gw. Gw ampe gemetaran saat itu. Serasa mau mati aja ditabrak supir gila. Ketika gw merasa udah gak dibuntuti lagi, nah agak santai dah tuh.
Tiba-tiba dari samping kiri gw, muncul si angkot. Supir itu sempet menyikut kaca helm Perpi ampe pecah juga. Untung aja ga kena muka or mata. Buset dah, saat itu juga gw tancap gas lagi. Rasanya gw bisa aja menabrak semua orang yang ada di depan gw, termasuk ada tukang sapu di depan Apotek Roxy deket Dunkin Donuts. Duh, mengerikan sekali. Rasanya horror abis. Si angkot melintas lewat jalan bus way ketika udah sampe sekitar depan Sekolah Tarsisius 1 apa 2 tuh gw lupa. Gw berhenti dulu di pinggir jalan, dan memastikan si angkot udah di depan. Kita tarik napas sebentar dan Perpi mencuci tangannya. Dari kejauhan gw liat si angkot juga berhenti dan sepertinya menurunkan sebagian penumpangnya. Saat itu gw merasa siap untuk berantem kalo2 emang disamperin ama tuh supir.
Setelah beberapa saat menanti dan melihat si angkot udah jalan, gw memutuskan untuk jalan lagi, dengan asumsi gw akan buru2 kabur pas tikungan. Toh gw yakin rute si angkot pasti beda. Yang gw rasa seh saat itu dia niat abis buat ngejar gw. Sempet seh Perpi suruh gw nikung pas di Dunkin Donuts tapi gw bener2 ga konsen saat itu. Bener aja, pas tikungan si angkot masih nungguin gw gitu. Hokinya pas gw melintas, matanya kebetulan pas lagi noleh ke belakang. Amanlah gw. Langsung gw puter balik di depan Gajah Mada Plaza untuk menuju ke arah Pasar Baru. Sepanjang jalan menuju Sunter, mata gw selalu ke spion. Takut tuh supir gila masih ngikutin. Sesampainya di kampus, dalam posisi telat, langsung gw bercerita ama temen2 bahwa gw abis adegan pelm action gtu. hehe..
Si perpi udah ketakutan aja pas pulangnya lewat rute yang sama. N gw meyakinkan dia gak bakal ketemu. Kemungkinannya kecil banget. Lagian penting abis kalo dia masih mau ngejar. Well, bisa aja seh.. Perpi seh udah langsung nyesel n gak menyangka tuh spion bakal pecah berkeping-keping. Dia pikir paling cuma mengok aja. Sejak saat itu, gw tidak pernah lupa kejadiannya, titik di mana Perpi beraksi, dan tentu saja bercak darah dia yang masih berbekas di jaket gw. Hebat bener u pi. Kita nih masih aktor amatiran, blm bisa adegan action begitu.. Ampun dah.. Thx to Jesus Christ yang masih mengijinkan gw ber-2 pulang dengan selamat..
Seperti biasa pagi itu jam 9an gw dan sahabat gw Perpi akan pergi ke kampus IBII tercinta dengan menggunakan motor Supra X gw yang legendaris. Rute biasa yang gw lewati adalah Grogol - Roxy - Gajah Mada - Pasar Baru - Gn.Sahari - Kemayoran - Sunter. Beberapa di antaranya adalah titik-titik termacet di Jakarta. Memang gw ini 'terkenal' dengan gaya mengendarai motor yang rada mepet binti tipis. Ceritanya gw baru nyampe depan Trisakti dan berniat naik fly over Roxy. Dengan kecepatan yang cukup standar, yaitu 60-70 km/jam, gw siap naik dan tentunya rada narik karena beban yang diangkat berat. Tiba-tiba, ada angkit non-resmi (atau biasa disebut kol) berhenti mendadak tepat di depan gw dan di tengah jalan untuk ngangkut penumpang, di mana banyak motor berada. Sialnya, gw yang kena. Sebelum nabrak pun gw udah merasa pasti gag keburu ngerem. Dan, brakkk!!!!!!
Akhirnya gw menabrak tuh angkot ampe frontboard ban depan gw baret kayak abis ditato ama cinko (kayak abis dicakar naga biru). Gw memang kesel abis ama tuh angkot, dan cuma getok2 body belakangnya, dan tidak bermaksud untuk ngapa2in si supir gelo ini. Ketika gw melewati nih angkot yang notabene masih ngangkut penumpang, tiba-tiba dengan hebatnya Perpi memukul kaca spion kanan tuh angkot sampe pecah berkeping-keping. Saat itu juga gw kaget setengah mati coz memang gak direncanakan sebelumnya. Kontan gw langsung narik kenceng (percuma, ga ngaruh2 amat nih supra), untuk kabur. Tidak usah diragukan lagi, nih supir pastilah langsung ngejar.
Terjadilah adegan film action yang tidak pernah diproduksi oleh Indonesia, antara Supra X dan si angkot. Tuh supir udah keliatan marah abis. Beberapa kali di atas fly over, gw merasa udah kayak mau disapu aja trus mental ke bawah. Ngerasa fly over punya kita, dengan gaya salip menyalip ala pelm Sarang Kuntilanak, eh, maksudnya The Matrix gtu deh.. Seperti biasa, di depan Roxy Mas sepenurunan fly over, lalu lintas agak padat. Logisnya seh, ini kemudahan buat gw, tapi apa boleh buat, tuh angkot dapet aja terus membuntuti kita. Tangan Perpi udah berlumuran darah dan meper2 ke jaket putih gw. Gw ampe gemetaran saat itu. Serasa mau mati aja ditabrak supir gila. Ketika gw merasa udah gak dibuntuti lagi, nah agak santai dah tuh.
Tiba-tiba dari samping kiri gw, muncul si angkot. Supir itu sempet menyikut kaca helm Perpi ampe pecah juga. Untung aja ga kena muka or mata. Buset dah, saat itu juga gw tancap gas lagi. Rasanya gw bisa aja menabrak semua orang yang ada di depan gw, termasuk ada tukang sapu di depan Apotek Roxy deket Dunkin Donuts. Duh, mengerikan sekali. Rasanya horror abis. Si angkot melintas lewat jalan bus way ketika udah sampe sekitar depan Sekolah Tarsisius 1 apa 2 tuh gw lupa. Gw berhenti dulu di pinggir jalan, dan memastikan si angkot udah di depan. Kita tarik napas sebentar dan Perpi mencuci tangannya. Dari kejauhan gw liat si angkot juga berhenti dan sepertinya menurunkan sebagian penumpangnya. Saat itu gw merasa siap untuk berantem kalo2 emang disamperin ama tuh supir.
Setelah beberapa saat menanti dan melihat si angkot udah jalan, gw memutuskan untuk jalan lagi, dengan asumsi gw akan buru2 kabur pas tikungan. Toh gw yakin rute si angkot pasti beda. Yang gw rasa seh saat itu dia niat abis buat ngejar gw. Sempet seh Perpi suruh gw nikung pas di Dunkin Donuts tapi gw bener2 ga konsen saat itu. Bener aja, pas tikungan si angkot masih nungguin gw gitu. Hokinya pas gw melintas, matanya kebetulan pas lagi noleh ke belakang. Amanlah gw. Langsung gw puter balik di depan Gajah Mada Plaza untuk menuju ke arah Pasar Baru. Sepanjang jalan menuju Sunter, mata gw selalu ke spion. Takut tuh supir gila masih ngikutin. Sesampainya di kampus, dalam posisi telat, langsung gw bercerita ama temen2 bahwa gw abis adegan pelm action gtu. hehe..
Si perpi udah ketakutan aja pas pulangnya lewat rute yang sama. N gw meyakinkan dia gak bakal ketemu. Kemungkinannya kecil banget. Lagian penting abis kalo dia masih mau ngejar. Well, bisa aja seh.. Perpi seh udah langsung nyesel n gak menyangka tuh spion bakal pecah berkeping-keping. Dia pikir paling cuma mengok aja. Sejak saat itu, gw tidak pernah lupa kejadiannya, titik di mana Perpi beraksi, dan tentu saja bercak darah dia yang masih berbekas di jaket gw. Hebat bener u pi. Kita nih masih aktor amatiran, blm bisa adegan action begitu.. Ampun dah.. Thx to Jesus Christ yang masih mengijinkan gw ber-2 pulang dengan selamat..
IBII oh IBII, Apa Yang Terjadi???
Hari ini seluruh masyarakat IBII mendapat kabar yang kurang mengenakkan. Rumor yang selama ini dianggap sebagai black campaign atopun negative issue menjadi kenyataan. Akreditasi IBII untuk program studi Akuntansi dan Manajemen, well, yang selama ini selalu dianggap sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia untuk kategori swasta maupun negeri, turun dari A menjadi B.
Sebenarnya ini hal yang sungguh di luar dugaan, mengingat IBII selalu melakukan yang terbaik (apparently..) dalam segala aktivitasnya. Well, saya memang tidak tahu seluk beluk dari hal ini, apa saja kategori yang dinilai yang menentukan akreditasi suatu Perguruan Tinggi ataupun Institut oleh Badan Akreditasi Nasional. Apa boleh buat, Surat Keputusan itu sudah turun..
Namun, bagi beberapa mahasiswa, termasuk saya sendiri, sebenarnya akreditas itu tidak terlalu penting. Kriteria saya memilih IBII bukanlah dari akreditasi atau apanya, melainkan dari atmosfernya dan tentu saja, sosok Kwik Kian Gie sebagai sang pemilik IBII. Toh, sejujurnya, akreditas itu tidak menjamin apa-apa, dan saya tetap percaya pada IBII.
Kembali lagi pada sisi psikologis hampir semua orang kepada IBII, terutama mungkin bagi para mahasiswa yang dikenakan biaya yang relatif mahal, dan juga para calon siswa SMA yang akan memilih perguruan tinggi.
Well, tidak banyak yang dapat saya katakan saat ini, karena baru Rabu depan Pak Rektor sendiri yang akan membuka forum terbuka dan menjelaskan segala-galanya pada para mahasiswa. Hal ini tetaplah momok bagi semua stockholders IBII, walaupun secara pribadi saya lebih mengedepankan peluang kerja setelah lulus IBII, yang terbukti sangat menjanjikan, dan juga sistem pengajaran yang saya alami selama 2 tahun ini, dibanding hanya akreditasi semata. Toh katanya, BAN hanyalah salah satu metode akreditasi, disamping metode Sisdikti.
Bagaimana ini Pak Rektor?? Pak Kwik, apa tanggapan anda? Apa yang harus kami katakan kepada mereka yang justru jadi meragukan kualitas IBII?? Tunggu saja berita selanjutnya pekan depan. Don't miss it..!!
Sebenarnya ini hal yang sungguh di luar dugaan, mengingat IBII selalu melakukan yang terbaik (apparently..) dalam segala aktivitasnya. Well, saya memang tidak tahu seluk beluk dari hal ini, apa saja kategori yang dinilai yang menentukan akreditasi suatu Perguruan Tinggi ataupun Institut oleh Badan Akreditasi Nasional. Apa boleh buat, Surat Keputusan itu sudah turun..
Namun, bagi beberapa mahasiswa, termasuk saya sendiri, sebenarnya akreditas itu tidak terlalu penting. Kriteria saya memilih IBII bukanlah dari akreditasi atau apanya, melainkan dari atmosfernya dan tentu saja, sosok Kwik Kian Gie sebagai sang pemilik IBII. Toh, sejujurnya, akreditas itu tidak menjamin apa-apa, dan saya tetap percaya pada IBII.
Kembali lagi pada sisi psikologis hampir semua orang kepada IBII, terutama mungkin bagi para mahasiswa yang dikenakan biaya yang relatif mahal, dan juga para calon siswa SMA yang akan memilih perguruan tinggi.
Well, tidak banyak yang dapat saya katakan saat ini, karena baru Rabu depan Pak Rektor sendiri yang akan membuka forum terbuka dan menjelaskan segala-galanya pada para mahasiswa. Hal ini tetaplah momok bagi semua stockholders IBII, walaupun secara pribadi saya lebih mengedepankan peluang kerja setelah lulus IBII, yang terbukti sangat menjanjikan, dan juga sistem pengajaran yang saya alami selama 2 tahun ini, dibanding hanya akreditasi semata. Toh katanya, BAN hanyalah salah satu metode akreditasi, disamping metode Sisdikti.
Bagaimana ini Pak Rektor?? Pak Kwik, apa tanggapan anda? Apa yang harus kami katakan kepada mereka yang justru jadi meragukan kualitas IBII?? Tunggu saja berita selanjutnya pekan depan. Don't miss it..!!
Wednesday, September 17, 2008
Beasiswa dan Bali
Tahun ini Tuhan banyak berbuat hal-hal yang besar buat gw. Memang pada akhirnya "hanyalah" pergi liburan ke Bali selama 11 hari dari tanggal 28 Agustus hingga 8 September kemarin. Namun kalo ditilik-tilik, liburan ini adalah akibat dari beasiswa yang gw dapet pada semester sebelumnya. 2 kali pula!! Dan untuk mendapatkan beasiswa ini tidak mudah. Banyak rintangan yang harus dialui, terutama rintangan terakhir yang datang dari dosen Komunikasi Bisnis gw, yaitu Pak Budi Hamonangan. Namun setelah dipikir-pikir, untung aja Tuhan mengirim Pak Budi, bukan dosen strict lainnya, sehingga gw bisa memperbaiki nilai tanggung gw di ujian akhir semester..
Well, kemudahan dalam mendapatkan tiket AirAsia adalah awal dari segalanya. Beberapa teman yang salah satunya punya vocer menginap di Karma Jimbaran, Bali, mengajak gw dan teman-teman yang lain utnuk ikut berlibur. Kan lumayan, ada akomodasi gratis. Memang pada akhirnya gag jadi, padahal udah nyampe di Bali pula. Tapi thx to Bond gw jadi bisa tetep ke Bali karena motivasi sebelumnya itu. Beli tiketnya dari bulan April bo, makanya dapet lumayan murah, sekitar 750 ribu rupiah. Beberapa teman lain memang kandas di tengah jalan dan tidak jadi ikut karena berbagai alasan. Well, practically akhirnya cuma Gw dan temen baik gw di kampus si Perpi yang pergi. Sisanya yah grup si Bond. Juga ada grup Admin di sana, trio Daniel-Riko-Arya yang memang beda haluan. Ketemuan juga seh pas di pantai Kuta dan Waterbom Bali, hehe..
Pas gw dapet beasiswa yang kedua, pas itu juga gw yakin ini konfirmasi Tuhan gw diijinin ke Bali. Ya walopun akhirnya duidnya udah gw buat beli PSP juga, hehe.. Akhirnya pergi juga deh ke Bali. Awalnya seh sedikit kecewa karena gak jadi nginep di Jimbaran, tapi yah akhirnya gw tetep bersyukur bisa menikmati Bali apa adanya. Thx banget buat sodara Perpi di Bali, ada 2 keluarga, yang welcome banget ama gw berdua. Gak hanya itu, tapi diajak wisata kemana-mana, termasuk traktir makan. Duh, baik banget deh pokonya. Bener2 Tuhan udah siapin segalanya dari awal, sehingga gw pun tidak keluar banyak pengeluaran ekstra.. Tapi ya nyoba juga nginep beberapa malam di Kuta, ada di blog gw yang berjudul "Hotel Bagus Termurah di Kuta, Bali". Hoho..
Pada prinsipnya seh, gw udah menikmati:
1. Wisata kuliner Bali : Bebek Bengil di Ubud, Nasi Djinggo, Nasi Pedas, Babi Guling, Sate Babi Plecing (*****), Nasi Campur Wardhani, Nasi Campur Adnyana, Seafood Jimbaran (*****), dan beberapa makanan minor lainnya..
2. Wisata pemandangan : Kintamani, Tanah Lot, Garuda Wisnu Kencana di daerah selatan, Pantai (Kuta, Legian, Sanur, Dreamland), Sangeh, Terasering, dll.
3. Wisata Air : Maen parasailing, banana boat, flying fish, diving, Waterbom Bali, kano Sanur, papan renang Dreamland, hehe.. Paling puas itu diving ama maen Waterbom. Haha.. Kalo Dreamland seh asik juga, ampe badan jadi remuk diterjang ombak terus..
4. Wisata Bule : Gak ada cewek bule yang ngelirik, bo, boro-boro dhe.. Yang ada bule kesepian, bule kehabisan duid, bule tua yang emang baek seh, dan semuanya cowok. Ada seh beberapa kali ngobrol di McDonald, tapi yah cuma gtu2 doank.. Yang ada gw ma Perpi dikira orang Jepang ato Hongkong gtu dhe, wkakaka...
5. Sisanya seh naek motor keliling Kuta dan Denpasar. Hari pertama nyampe juga udah keliling jalan kaki gtu dhe di sekitar Kuta..
6. Oh ya, nyoba juga dugem di Ocean Beach Club, Kuta. Sok-sokan beli bir Anker yang harganya 2,5 kali lipat dari harga normal, dan ngeliatin banyak bule joged aneh hingga bule joged superhot gtu dhe. Buset dah, tidak usah diceritakan, nanti jadi cerita aneh-aneh lagi, wahaha..
7. Jajannya banyakan snack buat bawa pulang ke Jakarta, kayag kacang matahari, kacang disco, kacang humor, brem bali, ampe krupuk ceker ayem. Beli kopi Kintamani, sendal Bali, celana Bali, n gantungan kunci Bali juga seh buat temen2 se-geng di Jakarta yang mupeng banget mau ke Bali juga, hahaha...
8. Gereja Katolik yang di Kuta juga bagus banget. Serasa di Eropa. Banyak jemaat Bule. Pastornya juga Bule, kok, haha.. Pake bahasa Inggris yang std seh, hehe, jadi masih bisa ngerti sedikit2..
9. Apalagi yah, kalo inget deh nanti baru dimodif lagi, hehehe..
Inti daripada segala inti adalah, Tuhan Yesus udah kasih liburan terbaik tahun ini. Mudah-mudahan gw makin semangat belajar dan terus melakukan yang terbaik buat Dia. Well sapa tau aja gw bisa balik ke pulau itu lagi 1-2 tahun lagi, haha.. Serasa bukan di Indo seh kalo liburan ke Bali. Beda aja gtu atmosfernya..
Dan saat itu gw berharap easy.com bisa gabung semua rame2, haha..
Bocoran harga, gw cuma ngeluarin 2,5 juta rp untuk liburan kemarin ini. Udah termasuk tiket pesawat PP n airport tax 60rb, hehe.. Murah pa mahal hayo???
Well, kemudahan dalam mendapatkan tiket AirAsia adalah awal dari segalanya. Beberapa teman yang salah satunya punya vocer menginap di Karma Jimbaran, Bali, mengajak gw dan teman-teman yang lain utnuk ikut berlibur. Kan lumayan, ada akomodasi gratis. Memang pada akhirnya gag jadi, padahal udah nyampe di Bali pula. Tapi thx to Bond gw jadi bisa tetep ke Bali karena motivasi sebelumnya itu. Beli tiketnya dari bulan April bo, makanya dapet lumayan murah, sekitar 750 ribu rupiah. Beberapa teman lain memang kandas di tengah jalan dan tidak jadi ikut karena berbagai alasan. Well, practically akhirnya cuma Gw dan temen baik gw di kampus si Perpi yang pergi. Sisanya yah grup si Bond. Juga ada grup Admin di sana, trio Daniel-Riko-Arya yang memang beda haluan. Ketemuan juga seh pas di pantai Kuta dan Waterbom Bali, hehe..
Pas gw dapet beasiswa yang kedua, pas itu juga gw yakin ini konfirmasi Tuhan gw diijinin ke Bali. Ya walopun akhirnya duidnya udah gw buat beli PSP juga, hehe.. Akhirnya pergi juga deh ke Bali. Awalnya seh sedikit kecewa karena gak jadi nginep di Jimbaran, tapi yah akhirnya gw tetep bersyukur bisa menikmati Bali apa adanya. Thx banget buat sodara Perpi di Bali, ada 2 keluarga, yang welcome banget ama gw berdua. Gak hanya itu, tapi diajak wisata kemana-mana, termasuk traktir makan. Duh, baik banget deh pokonya. Bener2 Tuhan udah siapin segalanya dari awal, sehingga gw pun tidak keluar banyak pengeluaran ekstra.. Tapi ya nyoba juga nginep beberapa malam di Kuta, ada di blog gw yang berjudul "Hotel Bagus Termurah di Kuta, Bali". Hoho..
Pada prinsipnya seh, gw udah menikmati:
1. Wisata kuliner Bali : Bebek Bengil di Ubud, Nasi Djinggo, Nasi Pedas, Babi Guling, Sate Babi Plecing (*****), Nasi Campur Wardhani, Nasi Campur Adnyana, Seafood Jimbaran (*****), dan beberapa makanan minor lainnya..
2. Wisata pemandangan : Kintamani, Tanah Lot, Garuda Wisnu Kencana di daerah selatan, Pantai (Kuta, Legian, Sanur, Dreamland), Sangeh, Terasering, dll.
3. Wisata Air : Maen parasailing, banana boat, flying fish, diving, Waterbom Bali, kano Sanur, papan renang Dreamland, hehe.. Paling puas itu diving ama maen Waterbom. Haha.. Kalo Dreamland seh asik juga, ampe badan jadi remuk diterjang ombak terus..
4. Wisata Bule : Gak ada cewek bule yang ngelirik, bo, boro-boro dhe.. Yang ada bule kesepian, bule kehabisan duid, bule tua yang emang baek seh, dan semuanya cowok. Ada seh beberapa kali ngobrol di McDonald, tapi yah cuma gtu2 doank.. Yang ada gw ma Perpi dikira orang Jepang ato Hongkong gtu dhe, wkakaka...
5. Sisanya seh naek motor keliling Kuta dan Denpasar. Hari pertama nyampe juga udah keliling jalan kaki gtu dhe di sekitar Kuta..
6. Oh ya, nyoba juga dugem di Ocean Beach Club, Kuta. Sok-sokan beli bir Anker yang harganya 2,5 kali lipat dari harga normal, dan ngeliatin banyak bule joged aneh hingga bule joged superhot gtu dhe. Buset dah, tidak usah diceritakan, nanti jadi cerita aneh-aneh lagi, wahaha..
7. Jajannya banyakan snack buat bawa pulang ke Jakarta, kayag kacang matahari, kacang disco, kacang humor, brem bali, ampe krupuk ceker ayem. Beli kopi Kintamani, sendal Bali, celana Bali, n gantungan kunci Bali juga seh buat temen2 se-geng di Jakarta yang mupeng banget mau ke Bali juga, hahaha...
8. Gereja Katolik yang di Kuta juga bagus banget. Serasa di Eropa. Banyak jemaat Bule. Pastornya juga Bule, kok, haha.. Pake bahasa Inggris yang std seh, hehe, jadi masih bisa ngerti sedikit2..
9. Apalagi yah, kalo inget deh nanti baru dimodif lagi, hehehe..
Inti daripada segala inti adalah, Tuhan Yesus udah kasih liburan terbaik tahun ini. Mudah-mudahan gw makin semangat belajar dan terus melakukan yang terbaik buat Dia. Well sapa tau aja gw bisa balik ke pulau itu lagi 1-2 tahun lagi, haha.. Serasa bukan di Indo seh kalo liburan ke Bali. Beda aja gtu atmosfernya..
Dan saat itu gw berharap easy.com bisa gabung semua rame2, haha..
Bocoran harga, gw cuma ngeluarin 2,5 juta rp untuk liburan kemarin ini. Udah termasuk tiket pesawat PP n airport tax 60rb, hehe.. Murah pa mahal hayo???
The Combos Futsal Team
Sejak pertama kali masuk kampus IBII, uda ada niat dari gw untuk bikin tim futsal independen. Thu sekitar 2 tahun yang lalu. Gw bersama 2 teman se-SMA Bule n Daniel emang udah demen bola dari jaman dahulu kala. So, ketemulah manusia-manusia yang seangkatan dan sehobi, walopun beda-beda jurusan. Nama timnya pun tidak terdengar norak, khas pacinko, atau lainnya. Simple saja, The Combos.
Awalnya The Combos, yang di mana adalah kepanjangan dari Communication Boys hanya terdiri dari beberapa anak Ilmu Komunikasi saja, sebutlah Obre, Bond, Bule n daku sendiri. Kompetisi pertama khusus anak-anak baru gagal total dengan tidak ada kemenangan sama sekali. Setelah itulah akhirnya kita bergabung dengan tim Admin, ada Daniel, Riko, Roby, dan Palkon. Cabutan dari anak Menej ada Sukma dan Cipa. Terakhir ada Planeto alias Ronald, anak Ilkom yang sekarang ini statusnya bukan lagi anak IBII. Namanya tetap The Combos. Bukan ide-ide lain terutama dari Palkon, nama-nama aneh yang cinko abis, huahuahuahua.. Anggep aja jadi Competitive Boys.
Gw adalah kiper satu-satunya yang ada di Combos. Palang pintu terakhir yang siap menerima jeberan-jeberan maut pemain lawan. Kelemahan gw ada di mata minus. Kalo masalah reflek dan skill seh, yah boleh dah.. Pemain kesukaan gw adalah Iker Casillas. (memuji diri sendiri. Gpplah, blog gw ini..wkwkwkw)
Pemain bertahan ada Bond, Bule, Cipa, Roby, dan Sukma. Menurut gw yang paling meningan adalah Cipa, tapi keberaniannya memegang bola belum besar dan terlalu agresif dalam mengambil lawan. Mirip John Terry lah. Udah tau futsal, bukan sepak bola gede!! Bond bertubuh besar, body balance tertinggi di Combos. Lumayan dah buat melindungi gawang gw, hehe.. Dia kayak Jaap Stam dah gtu. Bule punya skill yang lumayan, tapi masih sering blunder di belakang. Sebenarnya dia bisa juga agak menyerang layaknya seorang gelandang bertahan seperti Xabi Alonso atau Andrea Pirlo. Pertama kali gw maen bareng Combos, sebenarnya Roby ini pemain yang menonjol. Sayang dia jarang maen dan statusnya jadi unhappy, kayak di game aja gtu, jadi gia secara tidak resmi akhirnya bergabung dengan tim lain.. Gattuso is gone. Sukma punya kecepatan, namun kadang tidak bisa mengontrol dribble-nya sendiri. Cocok jadi pemain sayap bertahan kayak Ashley Cole atau Fabio Cannavaro.
Pemain menyerang adalah sisanya. Menurut gw Planeto paling jago. Layaknya seorang playmaker buat Combos, dia bisa mengatur irama permainan tim. Sayang tubuhnya agak kecil jadi sulit berkembang kalo dijaga ketat ama pemain lawan. Menurut dia seh, dia sejago Kaka ato Ronaldikin, eh, Ronaldinho. Riko punya kecepatan luar biasa dalam mendribel bola dan punya skill yang cukup relatif berimbang dengan Planeto. Lagi-lagi tubuhnya tidak sebesar Bond. Permainannya mirip Robinho. Daniel adalah pemain serbabisa. Dia seperti Gerrard-nya Combos. Sebenarnya pemain bertahan, tapi yah karena uda kebanyakan, jadiin pemain menyerang aje dah.. Kapten sekaligus manajer Combos adalah si Obre. Sebenernya bisa juga ngegoreng bola, tapi gerakannya memang ga segesit Riko, ahaha. Cukup jangkung, makanya jadi Peter Crouch dhe.. Terakhir, adalah striker murni satu-satunya yang dimiliki oleh Combos. Palkon!! Body balance dapet, shot power n accuracy dapet, walo ga segesit Riko ato Planeto. Herannya sepanjang sejarah Combos dy haus gol sekali.. Haus banget lah, wong jarang nyetak, haha.. Ni opini gw doank, jgn ada yang marah ye..
Formasi terbaik Combos di futsal : SAMMY, DANIEL, CIPA, PLANETO, PALKON (KALO RIKO NYETELNYA AMA OBRE KAYANYA)
Kalo formasi sepakbolanya pake 4-2-3-1 (banyak gaya amat yah) : SAMMY, SUKMA, BOND, ROBBY, CIPA, DANIEL, BULE, RIKO, PLANETO, OBRE, PALKON.
Trus, Abramovich-nya sapa? Ada tuh si Ruben, bos besar dari Untar, ga tau bisa dateng darimana, wkwkwkw...
Statistik menyatakan, Combos belum pernah lolos dari fase awal. Selalu terjungkal di babak penyisihan grup. Tapi tenang aja, Combos tak pernah menyerah. Selalu ada harapan di setiap asa. Lagian cuma enjoy doank kok, ga ada niat lolos ke Piala Champions (glek, swt..).
Rencananya, setelah jeda sekian lama karena semua pemainnya sibuk dikontrak banyak iklan olahraga, maen di film sepakbola, jadi bintang tamu di acara Dorce Show, jumpa pers di rumah masing-masing, n gag tau lagi sibuk ngapain lagi, Jumat ini mau maen lagi dhe. Kapan lagi ada kompetisi interen IBII, pasti akan selalu ada nama Combos di sana.. GO COMBOS!!!
Awalnya The Combos, yang di mana adalah kepanjangan dari Communication Boys hanya terdiri dari beberapa anak Ilmu Komunikasi saja, sebutlah Obre, Bond, Bule n daku sendiri. Kompetisi pertama khusus anak-anak baru gagal total dengan tidak ada kemenangan sama sekali. Setelah itulah akhirnya kita bergabung dengan tim Admin, ada Daniel, Riko, Roby, dan Palkon. Cabutan dari anak Menej ada Sukma dan Cipa. Terakhir ada Planeto alias Ronald, anak Ilkom yang sekarang ini statusnya bukan lagi anak IBII. Namanya tetap The Combos. Bukan ide-ide lain terutama dari Palkon, nama-nama aneh yang cinko abis, huahuahuahua.. Anggep aja jadi Competitive Boys.
Gw adalah kiper satu-satunya yang ada di Combos. Palang pintu terakhir yang siap menerima jeberan-jeberan maut pemain lawan. Kelemahan gw ada di mata minus. Kalo masalah reflek dan skill seh, yah boleh dah.. Pemain kesukaan gw adalah Iker Casillas. (memuji diri sendiri. Gpplah, blog gw ini..wkwkwkw)
Pemain bertahan ada Bond, Bule, Cipa, Roby, dan Sukma. Menurut gw yang paling meningan adalah Cipa, tapi keberaniannya memegang bola belum besar dan terlalu agresif dalam mengambil lawan. Mirip John Terry lah. Udah tau futsal, bukan sepak bola gede!! Bond bertubuh besar, body balance tertinggi di Combos. Lumayan dah buat melindungi gawang gw, hehe.. Dia kayak Jaap Stam dah gtu. Bule punya skill yang lumayan, tapi masih sering blunder di belakang. Sebenarnya dia bisa juga agak menyerang layaknya seorang gelandang bertahan seperti Xabi Alonso atau Andrea Pirlo. Pertama kali gw maen bareng Combos, sebenarnya Roby ini pemain yang menonjol. Sayang dia jarang maen dan statusnya jadi unhappy, kayak di game aja gtu, jadi gia secara tidak resmi akhirnya bergabung dengan tim lain.. Gattuso is gone. Sukma punya kecepatan, namun kadang tidak bisa mengontrol dribble-nya sendiri. Cocok jadi pemain sayap bertahan kayak Ashley Cole atau Fabio Cannavaro.
Pemain menyerang adalah sisanya. Menurut gw Planeto paling jago. Layaknya seorang playmaker buat Combos, dia bisa mengatur irama permainan tim. Sayang tubuhnya agak kecil jadi sulit berkembang kalo dijaga ketat ama pemain lawan. Menurut dia seh, dia sejago Kaka ato Ronaldikin, eh, Ronaldinho. Riko punya kecepatan luar biasa dalam mendribel bola dan punya skill yang cukup relatif berimbang dengan Planeto. Lagi-lagi tubuhnya tidak sebesar Bond. Permainannya mirip Robinho. Daniel adalah pemain serbabisa. Dia seperti Gerrard-nya Combos. Sebenarnya pemain bertahan, tapi yah karena uda kebanyakan, jadiin pemain menyerang aje dah.. Kapten sekaligus manajer Combos adalah si Obre. Sebenernya bisa juga ngegoreng bola, tapi gerakannya memang ga segesit Riko, ahaha. Cukup jangkung, makanya jadi Peter Crouch dhe.. Terakhir, adalah striker murni satu-satunya yang dimiliki oleh Combos. Palkon!! Body balance dapet, shot power n accuracy dapet, walo ga segesit Riko ato Planeto. Herannya sepanjang sejarah Combos dy haus gol sekali.. Haus banget lah, wong jarang nyetak, haha.. Ni opini gw doank, jgn ada yang marah ye..
Formasi terbaik Combos di futsal : SAMMY, DANIEL, CIPA, PLANETO, PALKON (KALO RIKO NYETELNYA AMA OBRE KAYANYA)
Kalo formasi sepakbolanya pake 4-2-3-1 (banyak gaya amat yah) : SAMMY, SUKMA, BOND, ROBBY, CIPA, DANIEL, BULE, RIKO, PLANETO, OBRE, PALKON.
Trus, Abramovich-nya sapa? Ada tuh si Ruben, bos besar dari Untar, ga tau bisa dateng darimana, wkwkwkw...
Statistik menyatakan, Combos belum pernah lolos dari fase awal. Selalu terjungkal di babak penyisihan grup. Tapi tenang aja, Combos tak pernah menyerah. Selalu ada harapan di setiap asa. Lagian cuma enjoy doank kok, ga ada niat lolos ke Piala Champions (glek, swt..).
Rencananya, setelah jeda sekian lama karena semua pemainnya sibuk dikontrak banyak iklan olahraga, maen di film sepakbola, jadi bintang tamu di acara Dorce Show, jumpa pers di rumah masing-masing, n gag tau lagi sibuk ngapain lagi, Jumat ini mau maen lagi dhe. Kapan lagi ada kompetisi interen IBII, pasti akan selalu ada nama Combos di sana.. GO COMBOS!!!
Subscribe to:
Posts (Atom)